Hukum Bacaan Idgham Bighunnah Di Dalam Ilmu Tajwid Beserta Contohnya

Hukum Bacaan Idgham Bighunnah Di Dalam Ilmu Tajwid Beserta Contohnya – Idgham Bighunnah merupakan tidak benar satu hukum bacaan yang butuh dimengerti supaya dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar. dalam ajaran Islam, aturan dan aturan berkenaan hal ini terangkum dalam ilmu tajwid. Mengutip buku Metode Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran karya Mursal Aziz, tajwid adalah pengetahuan yang mempelajari pengucapan huruf-huruf Al-Quran, baik tidak tipis tipisnya, panjang pendeknya, dan langkah membacanya bersama baik.

Hukum Bacaan Idgham Bighunnah Di Dalam Ilmu Tajwid Beserta Contohnya

Hukum mempelajari pengetahuan tajwid adalah fardhu kifayah, berarti perlu untuk dilaksanakan tetapi seandainya udah dikerjakan oleh Muslim yang lain, kewajiban ini terasa gugur. Meski demikian membaca Al-Quran bersama dengan baik dan benar tetap jadi sebuah keharusan (fardhu ‘ain). lantas penting bagi tiap-tiap Muslim untuk menyadari hukum bacaan dalam pengetahuan tajwid seperti idgham bighunnah. Bagaimana hukum bacaan idgham bighunnah? lihat penjelasan selengkapnya dalam postingan selanjutnya ini.

Hukum Bacaan Idgham Bighunnah

Menurut buku panduan Tahsin, Tajwid, dan Tahfizh Untuk Pemula karya Raisya Maula Ibnu Rusyd, idgham berarti memasukkan atau melebur, namun bighunnah pertanda dengung. Idgham bighunnah adalah memasukkan atau melebur nada nun sukun [نْ ] atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bersama dengung ke didalam tidak benar satu di antara huruf idgham bighunnah yang terdapat setelahnya.

Huruf idgham bighunnah datang empat, yaitu mim [م], nun [ن], wau [و], dan ya [ي]. cara membaca idgham bighunnah adalah dengan melebur suara nun sukun atau tanwin kepada huruf idgham bighunnah bersama dengan dengung sepanjang 3 ketukan. Nun sukun atau tanwin yang dibaca dengan dengung harus bertemu dengan huruf idgham bighunnah didalam kata yang berbeda kalau huruf-huruf selanjutnya berjumpa di dalam satu kata yang identik hukum bacaannya terasa izhar (jelas).

Contoh Hukum Bacaan Idgham Bighunnah

1. Tanwin berjumpa bersama dengan huruf Idgham Bighunnah
يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ
(tanwin bersua bersama ya)
Dibaca : “Yauma iziyyy-yashduru”
-سِدْرٍ مَّخْضُودٍ
(tanwin bertemu dengan mim)
Dibaca : “Sidrimmm-makhdhuudin”
فَذُوقُوا۟ فَلَن نَّزِ
(tanwin bersua dengan nun)
Dibaca : “Fa zuqu fa lannn-nazi”
خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ
(tanwin bertemu bersama dengan wau)
Dibaca : “Khairuwww-wa abqaa”

2. Nun mati (sukun) bersua bersama dengan huruf Idgham Bighunnah
مَن يَقُولُ
(nun sukun bersua ya)
Dibaca: “Mayyy-yaquulu”
مِّن نِّعْمَةٍ
(nun sukun berjumpa nun)
Dibaca: “Minnn-ni’ matin”
مِّنْ مَّسَدٍ
(nun sukun bersua mim)
Dibaca: “Mimmm-masad”
مِن وَرَآئِهِم
(nun sukun bersua wau)
Dibaca: “Miwww-wa raa ihim”

Contoh Bacaan Idgham Bighunnah didalam Ayat Al-Quran

1. Surat As-Syams Ayat 7
وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ
(nun sukun bersua wau)
Dibaca: “Wa nafsiwww-wa mā sawwāhā”

2. Surat Al Humazah Ayat 2
ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُۥ
(tanwin bertemu dengan wau)
Dibaca: “Allażī jama’a mālawww-wa ‘addadah”

3. Surat Al-Bayyinah Ayat 2
رَسُولٌ مِّنَ ٱللَّهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًا مُّطَهَّرَةً
(tanwin bertemu mim)
Dibaca: “Rasụlum minallāhi yatlụ ṣuḥufammm-muṭahharah”

4. Surat Asy-Syura Ayat 14
وَلَهُمۡ عَلَىَّ ذَنۡۢبٌ فَاَخَافُ اَنۡ يَّقۡتُلُوۡنِ
(nun sukun bersua ya)
Dibaca: “Wa lahum ‘alaiya zambun fa akhaafu aiyyy-yaqtuluun”

5. Surat Al-Fil Ayat 4
تَرۡمِيۡهِمۡ بِحِجَارَةٍ مِّنۡ سِجِّيۡلٍ
(tanwin bertemu mim)
Dibaca : “Tar miihim bi hi jaaratimmm-min sij jiil”

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *