Dzikir Dan Doa Sesudah Sholat Subuh Yang Dapat Diamalkan Umat Islam

Dzikir Dan Doa Sesudah Sholat Subuh Yang Dapat Diamalkan Umat Islam – Sholat subuh adalah salah satu ibadah perlu bersama banyak keutamaan, baik dilaksanakan secara berjamaah maupun munfarid (sendiri). Sayangnya, masih ada beberapa umat Islam yang sering membiarkan shalat subuh karena sulit bangun di pagi hari.

Dzikir Dan Doa Sesudah Sholat Subuh Yang Dapat Diamalkan Umat Islam

Sejatinya, fajar adalah kala yang istimewa untuk menggerakkan ibadah-ibadah sunnah dan kudu dikarenakan seluruh malaikat di langit turun ke bumi untuk saksikan umat Muslim yang menunaikan sholat subuh.

Mengutip buku 500 Kelalaian dalam Shalat struktur Akhmad Faozan, Lc., M.Ag, ada banyak keutamaan dari amalan membaca dzikir dan doa setelah sholat subuh. Nabi Muhammad SAW memberi saran untuk memperbanyak mengingat Allah SWT.

“Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian ia duduk dan berdzikir hingga terbit matahari. sehabis itu, ia shalat dua rakaat. Sungguh ia bakal mendapatkan ganjaran seperti orang yang melakukan haji dan umrah secara sempurna.” (HR Tirmidzi berasal dari Anas)

Dengan keutamaan berikut sudah mestinya umat Muslim ikut mengamalkannya. berikut adalah bacaan dzikir dan doa sesudah sholat subuh yang dikutip buku Dzikir Pagi & Petang dan setelah Shalat Fardhu dan sumber lainnya.

Dzikir dan Doa sehabis Sholat Subuh

1. Doa ilmu yang bermanfaat
Ummu Salamah ra. meriwayatkan bahwa sehabis shalat Subuh, Rasulullah memanjatkan doa berikut:
اللهم انى اسالك رزقا طيبا وعلما نافعا وعملاً متقبلاً.
Allaahumma inni as-aluka rizqan thayyiban wa ilman naa fi’aan wa amalan mutaqabbalaa
Artinya: “Ya Allah, hamba mohon rezeki yang halal, ilmu yang berfaedah dan usaha yang sukses.” (HR. Tabrani)

2. Doa keberkahan
Allahumma innii asaluka ‘ilmaanaafi’aa. Wa rizkantoyyiba wa amalan mutaqabbalan
Artinya: “Ya Allah sebetulnya saya mohon kepada-Mu pengetahuan yang bermanfaat rezeki yang halal, dan amal yang diterima.” (HR Ahmad, Ibnu Majah)

3. Doa sehingga diberi rezeki yang halal
Allahummak-fini bi halaalika ‘an haramika, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak
Artinya: “Ya Allah cukupkanlah saya dengan yang halal dan jauhkanlah saya berasal dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karuniaMu berasal dari Bersandar pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi)

4. Doa sehingga mendapatkan rezeki banyak
Walaqad makkannakum fil ardhi waja’alnaa lakum filhaa ma’ayisya qalillammaa tasykuruuna. Walaqad khalaqnakum tsumma shawwarnakum tsumma quinaa ilmalaikatis juduuli adama fasajadu illa iblisa lam yakumminassajidiin
Artinya: “Dan sungguh, kita telah tempatkan anda di bumi dan di sana kami sedia kan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali anda bersyukur, dan sungguh kita telah menciptakan anda sesudah itu membentuk (tubuh)mu, lantas kita berfirman kepada para malaikat, ‘Bersujudlah anda kepada Adam,’ maka mereka pun sujud jika ia (iblis) tidak mencakup mereka yang bersujud.”

5. Membaca surat pendek
Dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas sebanyak 3x setelah sholat subuh.

6. Memohon perlindungan dari api neraka
Wirid dibaca sebanyak 7 kali sehabis sholat subuh.
اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ
Allahumma ajirni minan naar
Artinya: “Ya Allah, lindungilah saya daripada api neraka.”

7. Dzikir sehabis sholat subuh
لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله يحيي ويميت وهو على كل شيء قدير . الحمد
Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir
Artinya: “Tak datang ilah yang berhak disembah selain Allah saja. la tidak resmikan sekutu. Milik-Nyalah kerajaan dan segala pujian. Dia Maha menghidupkan dan mematikan. Dia Maha kuasa atas segala sesuatu.”

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda, “Bahwa barangsiapa sehabis shalat Subuh sebelum meninggalkan media duduknya dan belum berkata sedikitpun mengucapkan dzikir doa berikut 10 kali, ditulis baginya 10 kebaikan, dihapus sepuluh kekeliruan diangkat baginya 10 derajat. Satu hari penuh ia terlindungi dari berasal dari suatu hal yang tidak disukai, terlindungi dari setan, tidak datang dosa yang bakal mencelakainya, jika syirik.”

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *