Dongeng Anak Islami Doa Semut Minta Hujan dan Nabi Sulaiman – Seringkah anda membacakan dongeng untuk anak? Dongeng anak bisa berikan berbagai fungsi untuk tumbuh kembang si kecil, lho. menjadi dari tingkatkan energi imajinasi anak, tempat untuk menanamkan nilai-nilai moral didalam kehidupan, merangsang minat baca si kecil, hingga dapat menambah bonding bersama orang tua. Tak semata-mata dongeng ‘biasa’, anda termasuk dapat menentukan dongeng anak Islami.
Dongeng Anak Islami Doa Semut Minta Hujan dan Nabi Sulaiman
Artinya, selain pesan ethical si kecil terhitung akan belajar secara perlahan mengenai agama Islam. Asyik, kan?
Yuk simak dongeng berjudul ‘Doa Semut Minta Hujan dan Nabi Sulaiman’ yang kumparanMOM siapkan kali ini. seperti apa ceritanya?
Doa Semut Minta Hujan dan Nabi Sulaiman
Pada suatu disaat pernah berjalan kelaparan besar di Palestina –tepatnya pada masa Nabi Sulaiman AS. dikala itu juga Nabi Sulaiman pun jalan bersama para pengikutnya dan pergi ke fasilitas terbuka di gurun untuk berdoa sehingga hujan turun.
Tiba-tiba, datanglah seekor semut menghampirinya dan ikut berdoa mengangkat tangannya ke atas. Semut berbicara “Ya Allah, kami hanya makhluk-Mu yang terlampau kecil di pada segalanya kita tidak bisa hidup tanpa kasih karunia-Mu. Tolong berikan kami rezeki-Mu dan jangan menghukum kami sebab dosa manusia. Tolong turunkan hujan supaya pohon bisa tumbuh, pertanian menjadi hijau, dan biji-bijian tersedia Dan kita pun memiliki makanan untuk dimakan.”
Nabi Sulaiman yang menyadari bahasa binatang –termasuk semut, memberi sadar orang-orang di sekitarnya. Ia menghendaki supaya semua ulang pulang sebab menurutnya doa semut sudah lumayan Tak berselang lama, turun hujan lebat dan semua lahan terasa hijau!
Semut merupakan makhluk yang cerdas. Kesehariannya, ia menyatukan dan menyimpan makanan di di dalam lubang. Ia jelas bahwa selama bulan-bulan basah dan dingin, dirinya tak dapat terlihat mencari makan. Lubang di bawah tanah yang dibuat bersama dengan terlalu hati-hati dan ditutup bersama dengan pelindung sehingga air hujan tak masuk. tidak cuman itu, semut adalah makhluk yang suka menolong sesamanya. Mereka senang bergotong-royong di dalam hal apa pun.
Suatu hari, disaat Nabi Sulaiman bepergian bersama bersama dengan manusia, jin, dan burung, mereka menggapai lembah semut! Kepala semut pun melihatnya dan memperingatkan seluruh semut untuk masuk ke lubang mereka sehingga tidak diinjak-injak dan dihancurkan tanpa disadari oleh manusia dan jin yang mendekat.
Nabi Sulaiman pun tersenyum mendengar peringatan yang diucap oleh kepala semut itu. Ia menghendaki para sahabatnya untuk tunggu sampai semut masuk ke di dalam lubang mereka. “Tidak hadir berasal dari kita yang menyakiti semut dikala lewat tanah mereka,” katanya.
Kepala semut pun berterima kasih kepada Nabi Sulaiman gara-gara semut-semut lainnya akan aman masuk ke didalam rumahnya. Nabi Sulaiman terhitung ucapkan rasa menerima kasihnya gara-gara sebagian pas selanjutnya semut telah ikut berdoa supaya diturunkan hujan agar mereka bisa makan.
Pesan ethical Dongeng Doa Semut Minta Hujan dan Nabi Sulaiman
Dari dongeng anak Islami di atas, keliru satu pesan moral yang dapat dipetik adalah sebagai umat muslim, kami kudu saling membantu dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. sesudah itu anak juga tak boleh melihat remeh orang lain. sebab kemungkinan saja doa merekalah yang paling mulia di mata Allah. Surat An-Naml ayat 19 pun menyebutkan hal berikut selanjutnya bunyinya:
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ
(Fa tabassama ḍāḥikam ming qaulihā wa qāla rabbi auzi’nī an asykura ni’matakallatī an’amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a’mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn).
Artinya: “Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: ‘Ya Tuhanku, berilah saya ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang udah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada orang tuaku dan untuk lakukan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke didalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Nah, selamat membacakannya untuk si kecil, Moms! Semoga ia menyukai dongeng anak Islami ini, ya.