Cara Sholat Jenazah Perempuan Dan Bacaannya – Langkah sholat jenazah perempuan dan bacaannya mulai hal yang perlu dipahami oleh umat Islam. Mengutip berasal dari web kemenag.go.id, jenazah adalah badan atau tubuh yang sudah mati atau tidak bernyawa. istilah tersebut umumnya merujuk pada tubuh mati manusia.
Cara Sholat Jenazah Perempuan Dan Bacaannya
Inilah Tata cara Sholat Jenazah Perempuan dan Bacaannya. tersebut ini cara sholat jenazah perempuan dan bacaannya yang wajib diperhatikan:
1. Membaca kemauan Sholat Jenazah Perempuan secara Sendiri
أُصَلِّي عَلَى هذة الـمَيِّتَةِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى
Ushalli ‘ala hadzihil mayyitati fardhon lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya kemauan sholat atas mayit perempuan ini fardu sebab Allah SWT.”
2. Membaca niat Sholat Jenazah Perempuan secara berjamaah
أُصَلِّي عَلَى هذة الـمَيِّتَةِ فَرْضًا ماموما للهِ تَعَالَى
Ushalli ‘ala hadzihil mayyitati fardhon ma’muman lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya kehendak sholat atas mayit perempuan ini fardu menjadi makmum dikarenakan Allah SWT.”
3. Takbir ke-1
Setelah membaca tekad lakukan takbir dengan membaca “Allahu Akbar” dan dilanjutkan membaca surah Al Fatihah.
Ketika sholat dikerjakan berjamaah dan imam mengumandangkan takbir pertama, makmum menyimak dan disambung bersama dengan membaca Surah Al Fatihah.
4. Takbir ke-2
Setelah membaca Surah Al Fatihah antara takbir pertama, dilanjutkan dengan kerjakan takbir kedua sesudah itu membaca shalawat nabi:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.”
Setelah mengucapkan shalawat nabi, direkomendasi untuk membaca doa berikut:
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allahumma shalli ‘ala sayyidinaa muhammad wa’ala aali sayyidinaa muhammad, kamaa shallayta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammad wa’alaa aali sayyidinaa muhammad kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidina ibraahiim fil ‘aalamiina innaka khamiidum majiid.
Artinya: “Ya Allah berilah (tambahkanlah) shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau sudah berikan shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. sebenarnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Mahamulia.”
“Ya Allah, berilah (tambahkanlah) berkah kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau sudah berikan berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. kenyataannya Engkau Maha Terpuji (lagi) Mahamulia.”
5. Takbir ke-3
Pada takbir ketiga, setelah membaca takbir adalah mendoakan jenazah kompatibel bersama model kelaminnya. Untuk jenazah perempuan doanya adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia. Selamatkan dan maafkanlah dia. Berilah kehormatan kepadanya, luaskanlah media kuburnya. Mandikanlah dia (mayit) bersama air, salju, dan embun.”
“Bersihkanlah dia berasal dari segala kekeliruan sebagaimana Engkau membasuh busana putih berasal dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik berasal dari rumahnya, termasuk suami yang lebih baik berasal dari suaminya. Dan peliharalah (lindungilah) ia berasal dari azab kubur dan neraka.”
6. Takbir ke-4
Setelah takbir keempat, membaca doa berikut:
اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَها ولاتَفْتِنّا بَعدَها
Allahumma la tahrimna uhroha waltaftina bakdahu.
Artinya: “Ya Allah, janganlah jadikan pahalanya tidak hingga kepada kami (janganlah Engkau meluputkan kami akan pahalanya), dan janganlah Engkau berikan kita fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kita dan dia.”
7. Salam
Sholat jenazah diakhiri dengan menoleh ke kanan dan ke kiri seperti sholat fardu antara umumnya sedangkan dikerjakan sambil berdiri.
Demikianlah tata cara sholat jenazah perempuan dan bacaannya yang harus diketahui oleh umat Islam.