4 Ide Permainan Anak Sekolah Minggu yang bisa Dijadikan Referensi

4 Ide Permainan Anak Sekolah Minggu yang bisa Dijadikan Referensi – Sekolah Minggu merupakan keliru satu tradisi dan kesibukan ibadah anak-anak Kristen dan Katolik yang biasa dikerjakan antara hari Minggu. kebanyakan kesibukan ini diadakan di gereja bersama mengambil tema pengajaran kisah-kisah Alkitab.

4 Ide Permainan Anak Sekolah Minggu yang bisa Dijadikan Referensi

Permainan edukatif biasanya diperlukan didalam kegiatan Sekolah Minggu. Tujuannya tidak lain sehingga anak-anak dapat mengaktifkan guna otaknya, supaya mampu mempelajari kisah-kisah Alkitab bersama dengan baik.

Dijelaskan dalam buku Jurnalisme untuk Sekolah Minggu susunan Haryadi Baskoro (2011), permainan edukatif termasuk resmikan banyak manfaat dan terlampau menggembirakan apabila dimainkan. Permainan ini bisa diberikan pada rentang usia spesifik menjadi dari anak-anak sampai remaja.

Sebagai referensi, selanjutnya kumpulan permainan anak Sekolah Minggu selengkapnya yang bisa anda simak.

Permainan Anak Sekolah Minggu

Dirangkum dari buku trick sukses Mengelola dan Mengajar Sekolah Minggu karya Sutanto Leo (2008), tersebut beberapa permainan anak Sekolah Minggu yang dapat dijadikan referensi:

1. Menirukan gerakan binatang

Acuan Alkitab: perihal 1-2:3

Inti Pengajaran:

Mengajar anak-anak Sekolah Minggu untuk lebih mengenal berbagai binatang ciptaan.
Mengembangkan ketrampilan klasifikasi Tuhan.
Mengembangkan pengetahuan anak berkaitan binatang.
Mengembangkan ekspresi emosional.
Mengembangkan ketrampilan bersosialisasi

Bahan & Persiapan:

Ruangan kelas yang agak luas
Gambar atau poster binatang yang sesuai bersama dengan tema
Aktivitas Pembelajaran:
Setelah guru bercerita, mintalah anak-anak secara bergantian maju ke depan untuk berimajinasi menirukan nada gerakan tangan, kaki, kepala dan jalan binatang yang hadir di dalam cerita Alkitab tersebut.
Ketika kamu namun menyampaikan cerita atau firman Tuhan, mintalah anak-anak untuk menyimaknya. kemudian beritahukan kepada anak-anak bahwa sesudah cerita selesai akan hadir permainan untuk menirukan gerakan binatang yang ada di dalam cerita tersebut.
Anda sebagai guru Sekolah Minggu dapat berjalan dan menirukan gerakan binatang selanjutnya lantas mintalah anak-anak untuk menjelaskan nama binatang bersama dengan menebak gerakan pantomimnya.

2. Menangkap belut

Beberapa belut di tempatkan di dalam ember berisi air sebanyak 1/2 atau 3/4 ember. Murid bergiliran menangkap belut didalam waktu yang sudah ditentukan.

Setelah sukses menangkap satu belut, seorang peserta diminta untuk menjawab satu pertanyaan sederhana yang berkaitan dengan pengetahuan Alkitab. selanjutnya beberapa contohnya:

Siapakah yang menciptakan bumi dan seisinya?
Berapa lamakah Tuhan menciptakan bumi dan seisinya?
Apakah ciptaan Tuhan antara hari pertama, ke-2 ketiga, dan sebagainya?
Sebutkan ciptaan Tuhan berasal dari hari pertama sampai terakhir!
Apa maksud Tuhan berhenti pada hari yang ketujuh?
Bila anak-anak berhasil menjawab pertanyaan dengan benar, ia diminta untuk menangkap belut selanjutnya bersama dengan kala yang ditentukan. seumpama jawabannya benar kembali lanjutkan dengan penangkapan belut berikutnya.
Permainan ini berlanjut sampai belut habis. Nilai diberikan antara tiap-tiap jawaban yang benar. Pemenangnya adalah peserta yang paling banyak memberi jawaban yang benar.

3. Melempar bola voli

Peserta diminta melempar atau memasukkan bola voli di dalam keranjang. kemudian peserta yang sukses memasukkan bola voli bakal diberikan pertanyaan.

Bila sukses menjawab, anak dapat mendapat nilai. sedangkan anak diminta untuk melemparkan bola voli berikut secara terus menerus sampai kesempatannya habis. Adapun umpama pertanyaan yang dapat disajikan oleh pemandu atau panitia:
Alkitab terbagi menjadi dua kitab. Sebutkan kitab-kitab tersebut?
Kitab apakah yang menceritakan kelahiran Yesus?
Berapakah jumlah kitab di dalam Perjanjian Lama, 39 atau 93?
Apa yang anda ketahui mengenai Jumat Agung?
Hari Paskah itu memperingati apa?
Kapan kelahiran Tuhan Yesus diperingati?
Pada hari Natal, kami memperingati apa?

4. Permainan musik dan kursi

Setiap anak duduk di kursi yang disusun melingkar. Di belakang kursi ditempel kertas berwarna yang berwujud lingkaran, bintang, sisi empat dan atau segitiga.

Musik dimainkan dan murid jalan mengikuti lingkaran kursi. kemudian ketika musik dihentikan, murid berhenti dan duduk di kursi terdekat.

Guru menyebut warna spesifik dan meminta murid-murid yang duduk di kursi yang kompatibel bersama warna berikut untuk berdiri dan Mengerjakan suatu hal seumpama bersama membaca ayat, menghafal ayat, menjawab pertanyaan, menyimpulkan pelajaran, dan lain sebagainya.

Permainan ini dapat diulang beberapa kali sesuai kebutuhan Nantinya, jumlah kursi dapat dikurangi hingga tersisa satu orang pemenang. Permainan ini bisa menambah keseruan di Sekolah Minggu.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *